Anda sedang membaca...
Seputar kita

Mengemis dalam Perspektif Islam

Pengemis 20JutaDitangkapnya pengemis dengan segepok uang hingga 25 juta oleh petugas Dinas Sosial Jakarta, semakin membuka mata kita bagaimana kehidupan pengemis yang banyak bertebaran di kota-kota besar selama ini (baca) Berbagai peraturan daerah dengan segala ancamannya seakan menjadi angin lalu bagi peminta-minta ini, karena hasilnya sangat menggiurkan, berlipat-lipat dari UMR.

Dilema bagi sebagian orang, mau memberi atau tidak kalau ada kejadian seperti ini. Kadang menjengkelkan juga jika menemui model pengemis seperti ini, meminta-minta dijadikan profesi tetap, walau hidupnya sudah berkecukupan secara ekonomi. Bahkan untuk kasus diatas sungguh memuakkan, mengemis dengan alasan untuk tambahan ongkos naik haji. Terlalu!

Lewat tulisan kali ini, saya ingin mengulas soal pengemis dalam perspektif Islam. Bagaimana pandangan syariat soal pengemis ini, hukum meminta-minta, orang-orang yang dibolehkan meminta-minta, keutamaan tidak meminta-minta dan sebagainya, yang saya sarikan dari almanhaj.or.id

pengemis_sakit

Definisi Mengemis
Meminta-minta atau mengemis adalah meminta bantuan, sumbangan, atau derma, baik kepada perorangan, kantor atau lembaga. Mengemis identik dengan pakaian kumal yang dijadikan sarana untuk mengungkapkan kebutuhan apa adanya

Faktor Pendorong Orang Mengemis atau Meminta-minta
1. Faktor kefakiran dan kemiskinan serta ketidakberdayaan yang dialami oleh orang-orang yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena tidak punya penghasilan yang tetap atau tidak punya keahlian untuk menghasilkan uang, seperti anak-anak yatim, para penyandang cacat, janda-janda miskin, orang lanjut usia yang sudah tidak bisa bekerja dan sebagainya.

2. Faktor musibah yang menimpa keluarga atau masyarakat, seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, gunung meletus dan lainnya sehingga terpaksa meminta-minta.

3. Faktor kesulitan ekonomi yang dihadapi orang-orang karena mengalami kerugian ekonomi cukup besar, seperti pengusaha atau pedagang yang jatuh bangkrut, petani gagal panen total dan sebagainya.

Jenis-jenis Pengemis
Ada dua kelompok pengemis dilihat dari fenomena selama ini, serta dilihat dari kacamata kearifan, hukum dan keadilan

Yang pertama, kelompok pengemis yang benar-benar membutuhkan bantuan

Secara nyata, pengemis ini benar-benar menderita, kesulitan dalam memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Sebagian dari mereka masih memiliki harga diri dan ingin menjaga kehormatannya. Mereka tidak mau meminta kepada orang lain dengan cara mendesak sambil mengiba-iba atau mereka malu menyandang profesi pengemis yang dianggap mengganggu etika serta menyalahi tradisi masyarakat sekitarnya.

Yang kedua, pengemis gadungan yang pintar sandiwara dan tipu muslihat
Sepertinya inilah kelompok pengemis yang makin banyak berkeliaran di kota-kota besar hingga kota kabupaten. Mereka mengetahui rahasia dan trik-trik mengemis, punya pengalaman yang dapat mengaburkan(menyesatkan) anggapan masyarakat. Mempunyai pola yang dinamis hingga membuat pengemis yang terorganisir.

Pandangan Syariat
Banyak dalil yang menjelaskan haramnya meminta-minta dengan menipu dan tanpa adanya kebutuhan mendesak, serti hadits berikut: “Barang siapa meminta-minta kepada orang lain tanpa adanya kebutuhan, maka seolah-olah dia makan bara api” Shahih, HR. Ahmad (IV/165)

“Seseorang senantiasa meminta-minta kepada orang lain sehingga ia akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan tidak ada sekerat dagingpun di wajahnya Muttafaqun alaihi, HR. Bukhari (no:1474) dan Muslim (no:1040[103])

 

Orang-orang yang Dibolehkan Mengemis
Rasulullah Shallallahu alaihi Wa sallam bersabda:
“Wahai Qabishah! Sesungguhnya meminta-minta itu tidak halal, kecuali bagi salah satu dari tiga orang: (1) seseorang yang menanggung hutang orang lain,
ia boleh meminta-minta sampai ia melunasinya, kemudian berhenti, (2) seseorang yang ditimpa musibah yang menghabiskan hartanya, ia boleh meinta-minta sampai ia mendapat sandaran hidup, dan (3) seseorang yang ditimpa kesengsaraan hidup sehingga ada tiga orang berakal dari kaumnya mengatakan, ’si fulan telah ditimpa kesengsaraan hidup’, ia boleh minta-minta sampai mendapatkan sandaran hidup.
Meminta-minta untuk selain hal itu, wahai Qabishah! Adalah haram, dan orang  yang memakannya adalah memakan yang haram”
Shahih, HR. Muslim (no:1044)

Keutamaan tidak Meminta-minta dan Berusaha
Rasulullah menganjurkan dalam berbagai hadits untuk berusaha dan mencari nafkah apa saja, selama itu halal dan baik , tidak ada syubhat, tidak ada keharaman dan tidak dengan meminta-minta. Kita disunnahkan untuk memelihara diri dari meminta-minta.

Bagi pemilik harta, sebaiknya di infakkan dijalan yang disyariatkan. Patuhi ulil amri (pemerintah) yang membuat peraturan melarang memberi sedekah di jalan raya. Bersabarlah bagi yang fakir, mohon kecukupan pada Allah. Untuk orang kaya yang belum mengeluarkan zakatnya, hendaklah takut akan siksa Allah. Semoga kita dijadikan orang-orang yang pandai bersyukur, cukup dengan apa yang ada, dan dapat menahan diri dari meminta-minta. Aamiin…

Jogja, 28/11/2013

Sumber :Ditulis oleh Teguh Suprayogi di http://sosbud.kompasiana.com/2013/11/28/mengemis-dalam-perspektif-islam-611939.html

Untuk referensi Al Quran dan Hadist dalam tulisan ini silahkan membuka kembali sumber hadistnya atau konfirmasikan ke Ustadz anda. 🙂 Blog Owner.
Iklan

Diskusi

Satu respons untuk “Mengemis dalam Perspektif Islam

  1. Hi there, the whole thing is going well here and ofcourse every one is sharing
    information, that’s really fine, keep up writing.

    Posted by cappuccino | 03/07/2014, 5:05 pm

Komentar anda...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Partner kami :

Pusat Tiket Online Anda

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Blog Stats

  • 76.831 hits
Iklan
%d blogger menyukai ini: